Kenapa? Karena wah, film ini bagus sekali. Mengajarkan kita bahwa sebuah persahabatan selalu memberi dan tidak berharap untuk dapat menerima apapun.
Dibintangi Nadia Kanya, Monique Henry dan sedikit wajah Revaldo. Menandakan comebacknya ke dunia pertv-an mungkin ya.
Well, anyway, tokoh Belinna yang diperankan oleh Monique, adalah cewek terkenal dengan tetek bengek kepopulerannya dan genknya. Sedangkan Maya diperankan oleh Nadia, cewek ceria yang selalu dianggap aneh oleh Genk tersebut.
Ketika ayah Belinna yang seorang pengusaha dituduh sebagai koruptor dan ditahan di kepolisian, teman-teman seGenk-nya akhirnya menjauhinya.
Dan Maya, sebagai seseorang yang sejak dulu "dijahatin" oleh mereka, dengan tulus memberikan bantuan, senyuman dan kasih sayang untuk Belinna.
Sampai akhirnya tidak terbukti bahwa Ayah Belinna seorang koruptor, akhirnya teman-teman genknya kembali 'bersahabat' dengannya. Walau ibarat habis sepah dibuang, Maya tetap bersyukur melihat Belinna bahagia.
Sebenarnya ceritanya udah banyak dimana-mana sih, tapi beneran film ini layak banget ditonton. Nggak seklise seperti FTV friendship yang biasa saya tonton.
Mungkin secara sutradaranya adalah Thomas Nawilis- yang notabene my favorite, sehingga dia selalu bisa membuat film apapun yang ia buat menjadi hidup.
Aahh jadi inget sama Ratri ... thanks for everything that u gave to me
"Ratri aku Fenty", hihihihi
No comments:
Post a Comment
MARI-MARI SILAHKAN BERKOMENTAR, GAK BAKALAN RUGI KOK, CUMA TINGGAL COMMENT DOANG ...