Monday, August 16, 2021

Ketika dewasa membuat kita (terlalu) berhati-hati

Assalamualaikum, 

Hai teman-teman, apa kabar yang masih mau membaca blog ini ?

Beberapa waktu ini akhirnya saya terpikir untuk mengisi dinding kosong blog ini lagi. Sudah setahun lebih tidak posting, saat pandemi melanda saya semakin malas posting apapun, karena merasa hidup saya terlalu monoton, atau mungkin saya semakin berhati-hati dalam menulis apapun yang saya pikirkan.
 
Jaga image ? iya dan tidak. 

Iya, image saya sebagai pendidik membuat saya memilih dan memilah apa yang harus saya post dan apa yang tidak boleh saya post atau tuliskan. Saya hanya membayangkan saya berbuat sesuatu yang dianggap anak didik saya salah atau receh dan kemudian saya memilih untuk mengatakannya ke public, dan hilang sudah wibawa saya. Mungkin bukan hanya wibawa, hilang juga pekerjaan saya. Hmmm, tapi ada kalanya saya nggak mikir-mikir amat sih, apalagi kalau bentuknya stories yang hilang dalam 24 jam. Mungkin lebih ke memilih platform yang paling tepat, dan bahasan yang standar.  

Tidak, karena pada dasarnya saya sudah semakin tua dewasa, basic pekerjaan saya bukan pembuat konten, saya tidak harus terus menerus menulis atau posting kegiatan saya sehari-hari, yang membuat saya berpikir tidak terlalu penting untuk posting hal receh, apalagi curhat tidak berbobot. Yaa, walaupun saya masih punya wadah sendiri sih untuk itu, tapi tidak benar-benar saya setting public. 

Anyway, usia yang tidak muda lagi ini memang membuat saya pribadi terlalu berhati-hati, takut tulak, takut salah ngomong, takut dapat masalah, takut bikin orang lain sakit hati, dan ketakutan lain yang to be honest memang berkaitan dengan orang lain. Saya semakin mikir ucapan dan omongan orang, huhu, wajar nggak sih gitu ? Padahal banyak quote mengatakan, be yourself, don't think about the others. 

Tapi sekarang saya sulit untuk melakukannya. Saya sempat membaca beberapa postingan blog saya sebelum ini, 3-4 tahun ke belakang. Betapa mudah banget saya membicarakan suatu hal, padahal saya nggak tau hal tersebut bisa saja terjadi pada kita. Apa kalian merasakannya juga ?

Oh iya, mulai tahun ini saya juga sudah tidak pakai alamat domain yang lama. Karena saya tidak meneruskan langganannya, alhasil domainnya diambil orang, jadi ya sudah, sepertinya saya akan kehilangan kesempatan saya jadi blogger berbayar lagi, hehehe. 

Semoga setelah ini saya mungkin akan coba untuk menulis lebih sering lagi, karena sebenarnya penting juga menuliskan sejarah saya sendiri di blog ini. Karena kadang saya ingin melihat ke belakang untuk memahami kesalahan saya dan memperbaikinya 😇

I think that's all, thank you 

Wassalamualaikum, 

No comments:

Post a Comment

MARI-MARI SILAHKAN BERKOMENTAR, GAK BAKALAN RUGI KOK, CUMA TINGGAL COMMENT DOANG ...