Questioning things

Assalamualaikum, 

Semakin tua kayaknya aku semakin kepo pada banyak hal, dan semakin overthinking, kayaknya dulu aku nggak seovethinking ini. Ini bagus atau enggak ya ? Rasanya semua hal itu harus dipikirin, dipertanyakan keberadaannya, dipikirkan masa depannya, dan sebagainya. Kadang jadi lebih sering burn out, padahal usia segini kayaknya harus lebih lay low, nggak ada harusnya kali ya, ya semua kita sendiri yang menentukan kok, hahaha, ngomong-ngomong sendiri dibantah sendiri.

Image by Claudio Henrique Claudio from Pixabay

For the context, aku lebih sering nanya POV seseorang kok bisa sih dia hidup begini, kok bisa sih dia hidup begitu. Kayak kemarin aku nanya temen aku yang seorang freelancer, kok bisa ya dia bisa menghidupi dirinya sendiri dan keluarganya tidak bekerja kantoran. Hahaha dangkal banget kan, emang aku dan otak kecilku kayaknya, kan pekerjaan itu banyak ya, harusnya bisa sih bekerja informal dan duitnya banyak. Bekerja yang tanpa ada bosnya, bosnya ya klien, atau diri sendiri. 

So basicly, aku selalu bertanya dan menjawab sendiri apa yang aku pikirkan, melihat banyak hal dari POV diri sendiri dan orang lain. Apakah ini karena aku sudah tua ? hahahaha, dulu aku gak semikir ini, ya udah sih aku punya pemikiran sendiri dan terkungkung sama cara pandangku sendiri. Kadang aku berpikir itu bagus sih, aku gak berpikir dari POVku aja, tapi dari orang lain juga. Mungkin deep down, aku ini ya kayak melihat rumput tetangga lebih hijau aja, padahal mungkin orang berpikir rumputku ya ijo seger banget juga. wkwkwk.

Udah ah.

I think that's all, thank you 

Wassalamualaikum

Comments