Assalamualaikum,
Di usia yang sudah tidak muda lagi itu, rasanya pikiran jadi auto pilot, aku harus sehat sehat sehat. Tapi seperti yang kita ketahui hidup sehat itu butuh pengorbanan, nggak bisa makan yang terlalu manis, terlalu asin, terlalu pedas, terlalu banyak, terlalu berminyak, terlalu berlemak, dll, nggak bisa rebahan doang, kudu gerak, kudu olahraga, kudu naikin massa otot, kudu ngurangin berat badan, kudu mau nyempatin waktu untuk itu semua, selain juga harus mau tidur teratur, kurangin stress, dll. Sehat itu satu paket, tapi ketika bagian di dalam satu paket itu nggak terjadi, ya bubrah.
![]() |
| Image by Rosy / Bad Homburg / Germany from Pixabay |
Mau mensyukuri bahwa oh aku masih bisa gerak, masih bisa jalan 3-5 km per minggu, masih bisa naik tangga tiap pagi saat naik ke ruangan kantor di lantai 6, masih mau squat dan plank tiap hari. Tapi rasanya semua masih kurang, ketakutan-ketakutan kalau nggak sehat itu kayak nyata di depan mata. Takut nggak bisa jadi pegangan orang lain, kalau someday tiba-tiba aku jatuh sakit, atau terkena hal-hal yang tidak diinginkan. Melihat orang tuaku yang semakin sepuh dan berbagai macam penyakit yang menyertai, lihat anakku yang masih harus berpegang sama aku, lihat pasangan yang stroke survivor (walaupun aku harus aku akui, dia tangguh karena masih bertahan sekuat sekarang), rasanya hhhhh.... boleh nggak sih, aku pegangan sama orang lain, nggak jadi jangkar orang lain? Cukup sih, nggak boleh ngerasa down gini terus, kudu setrong.
Pada akhirnya, keputusan ada di tangan kita, memang rasa takut akan masa depan ini semakin tua semakin kerasa besar, tapi memilih jalan agar kita lebih self aware sama diri sendiri itu juga penting. Sampai batas mana kita bisa rebahan aja, makan terlalu banyak, geraknya sedikit aja, ngopi (manis) tiap hari, kurang minum air putih, itu semua kita yang bisa menentukan. Bentuk awareness terhadap diri sendiri itu penting, sebenarnya tidak di usiaku yang sudah segini aja, kudunya dari dulu. Tapi karena memang semakin tua dan berpengalaman kita makin aware pada banyak hal, apa yang harus dihadapi dan apa yang harus dihindari. Don't you think ?
I think that's all, thank you
Wassalamualaikum

Comments
Post a Comment
MARI-MARI SILAHKAN BERKOMENTAR, GAK BAKALAN RUGI KOK, CUMA TINGGAL COMMENT DOANG ...