Friday, October 29, 2021

Makan terjangkau ala Prince of Persia

Assalamualaikum, 

Hai-hai, tumbenan nih kali ini saya mau posting sesuatu yang berhubungan dengan kuliner lagi. Mau mencoba update blog, instead instagram. Sudah sebulanan saya off sosmed sebelah, mencoba memahami efeknya bagaimana, ternyata saya lebih produktif, padahal instagram hanya salah satu dari sekian banyak sosmed yang saya aktif di dalamnya. Ya siapa tau ada yang mau tau ;) Which I'm not sure kalian masih update blog saya sih, hehehe.

Saya kembali dengan nama blog yang baru, karena yang lama lupa bayar dan langsung diambil orang. Karena alamat tersebut cukup lama juga ternyata, itungan 5 tahun lebih, dan saya membuangnya, eman yaaa ... cuma ya gimana lagi, bukan prioritas saya lagi untuk aktif di sini. Nama sebelum itu, alay banget, jadi saya menulis fentythemasrums sekarang, karena ya anggap aja branding dari vlog keluarga yang ada di youtube, kapan-kapan mampir kalau sempet ya gaes, isinya baru 5 postingan aja dari awal tahun ini, hahaha, sungguh setengah-setengah sekali produktivitas saya.

Oh iya, sesuai judul saya akan bahas mengenai tempat makan ala Persia yang saya datangi kemarin. Namanya Sorento (Kebab Station), letaknya di ETC (Entertainment Town Center) Wiyung Surabaya. Restoran kebab ala Iran ini nampak sederhana di salah satu sudut area ETC tersebut. Ada 3 meja yang disediakan dan dapurnya mungil sekali, keunikannya ada tungku khas Persianya yang terbuat dari batu, sayang sih tidak nampak dari luar secara langsung proses pembakaran di tungku. Bahkan sepertinya saat kami makan di sana juga tidak terpakai. Yang dipakai hanya panggangan sate besar di depan tungku tadi, mungkin lebih hemat bahan bakar, entahlah.
Jujur saya wondering juga kenapa namanya Sorento, namanya terdengar seperti restoran Meksiko.

Makanan yang kami pesan adalah kebab satay beef dan beef platter. Untuk makanan "kaki lima", restoran ini harganya cukup tinggi ya. Karena sepertinya bahan yang digunakan cukup berkualitas dan kokinya tau sekali bagaimana membuat makanan otentik dari Iran. Kokinya sendiri juga asli orang Iran, sehingga menambah keaslian kuliner ini.


Ini beef platter yang menggunakan karbo kentang goreng dan roti pita (tidak nampak di foto). Platingnya sederhana, tapi rasanya kaya akan rempah. Kalau tidak salah harganya sekitar 30ribuan.
Yang ini adalah kebab satay beef. Sebenarnya jauh lebih otentik kalau nasinya diganti menjadi nasi biryani (dan di menu ada sih, tapi jauh lebih tinggi harganya), tapi ini saja puas banget kok, tomat bakar dicampur bumbu rempah ala timur tengah membuat harum makanan ini menggugah selera. Harga kebab satay beef ini 40ribu rupiah kalau makan langsung di restonya. Kalau via ojek online harganya beda 15ribu, huhuhu, mending di tempatnya banget makannya.

Worth it kalau saya bilang, walaupun nunggu makanannya juga cukup lama karena proses pembakarannya yang tidak sebentar. Tapi rasa memang tidak pernah bohong. 

Sepertinya next time saya akan datang ke sini lagi, dengan catatan kalau ada rejeki 😁😁

Plus biar ngerasain kayak apa sih makanan pangeran dan putri-putri di Persia 😁😁

I think that's all, thank you 

Wassalamualaikum, 

No comments:

Post a Comment

MARI-MARI SILAHKAN BERKOMENTAR, GAK BAKALAN RUGI KOK, CUMA TINGGAL COMMENT DOANG ...